KONFIGURASI FTP dan SAMBA Server DEBIAN 7.5



Pengertian FTP SERVER
File Transfer Protocol (FTP) merupakan salah protokol yang melayani transfer file antar komputer dalam jaringan, baik itu mengambil data (download) atau mengirim data (upload) dari komputer client ke komputer server. Sebuah FTP server dapat diset sebagai FTP publik sehingga setiap orang dapat mengakses data-data yang ada di server FTP dengan menggunakan login anonymous.
Pada umumnya FTP menggunakan dua buah port untuk koneksi, yaitu port 20 dan 21 berjalan melalui protokol Transmission Control Protocol (TCP). FTP server mendeteksi data pada port 21 untuk incomming connection dari FTP client. Port 21 adalah command port dan port 20 adalah data port.
Paket FTP server : vsFTPd, proFTPd, FTPd.
FileZilla merupakan sebuah perangkat lunak berbasis open source yang biasa digunakan untuk melakukan transfer data dari dan ke akun web hosting.

KONFIGURASI FTP SERVER
1.  Langkah awal untuk melakukan konfigurasi yaitu dengan menginstall paket ftp server yang diperlukan. Untuk melakukan penginstallan, ketikkan perintah seperti gambar dibawah ini:

2. Ketika instalasi ada pilihan standalone atau from inetd seperti gambar dibawah ini, pilih standalone.

3. Setelah melakukan instalasi, buat folder cms pada /var/www, folder ini berguna untuk meletakkan file cms atau file website yang akan kita buat. Seperti gambar dibawah ini.

4. Kemudian, berikan hak akses penuh pada folder cms tersebut dengan mengetikkan perintah seperti gambar dibawah ini.

5.Langkah selanjutnya, buka aplikasi filezilla pada client windows kita. Sebelum itu pastikan bahwa server debian kita telah terkoneksi dengan client nya yaitu windows kita.
6. Setelah itu, pada kolom hostname, isikan domain server kita, contoh tos2.com, username buat username yang kita buat ketika instalasi, apabila lupa, create username lagi dengan perintah adduser namauserbaru dan kemudian enter lalu isikan data-data yang diperlukan. Setelah itu isikan klik quickconnect pada filezilla.

7. Setelah itu, pada bagian “remote site:” di sebelah kanan, isikan dengan /var/www/cms lalu enter, kemudian, pada localsite di sebelah kiri, cari lokasi folder tempat anda meletakkan cms anda, pada contoh saat ini digunakan cms wordpress. Lihat gambar dibawah ini untuk petunjuk

8.    Langkah selanjutnya, blok seluruh isi folder cms anda, dalam contoh kali ini wordpress, dan klik kanan lalu upload.

9.   Selanjutnya, tunggu sampai proses upload selesai.
10.Jika proses upload selesai, maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini. Dapat dilihat, semua isi folder wordpress telah terupload ke dalam server.



Pengertian SAMBA SERVER
Samba Server merupakan sebuah protokol yang dikembangkan di Sistem Operasi Linux untuk melayani permintaan pertukaran data antara mesin Ms. Windows dan Linux.
Disamping untuk melayani file sharing antara Windows dan Linux, Samba juga merupakan salah satu protokol yang digunakan di Sistem Operasi Linux untuk melayani pemakaian data secara bersama-sama.
Apa kira-kira yang menjadi dasar pengembangan Samba? Sebenarnya yang menjadi dasar dari pengembangan Samba adalah protokol SMB yang merupakan singkatan dari Server Message Block yang merupakan protokol standard yang dikeluarkan oleh Microsoft yang digunakan oleh Windows. Fungsi SMB dalam Windows adalah sebagai protokol yang digunakan untuk membagi data, baik dari perangkat CD-ROM, hard disk, maupun perangkat keluaran seperti printer dan plotter untuk dapat digunakan bersama-sama.

Fungsi dari Samba Server
a.Menghubungkan antara mesin Linux (UNIX) dengan mesin Windows. Sebagai perangkat lunak cukup banyak fungsi yang dapat dilakukan oleh samba software, mulai dari menjembatani sharing file, sharing device, PDC, firewall, DNS, DHCP, FTP, webserver, sebagai gateway, mail server, proxy dan lain-lain. Fasilitas pengremote seperti telnet dan ssh juga tersedia. Salah satu keunggulan lainnya adalah adanya aplikasi pengaturan yang tidak lagi hanya berbasis teks, tetapi juga berbasis grafis yaitu swat. Menempatkan masin Linux/UNIX sebagai PDC (Primary Domain Controller) seperti yang dilakukan oleh NT dalam jaringan Wondows.
b.Samba PDC (Primary Domain Controller) bertujuan sebagai komputer yang akan melakukan validasi user kepada setiap client yang akan bergabung dalam satu domain tertentu, dengan kata lain hanya user yang terdaftar yang diijinkan masuk ke domain tersebut dan mengakses semua fasilitas domain yang disediakan.
c. Dapat berfungsi sebagai domain controller pada jaringan Microsoft Windows.

Keunggulan SAMBA
a. Gratis atau free
b. Tersedia untuk berbagai macam platform
c. Mudah dikonfigurasi oleh administrator
d. Sudah terhubung langsung dengan jaringan
e. Mudah dikonfigurasi sesuai dengan kebutuhan administrator
f. Mempunyai performa yang maksimal.
g. Jarang ditemui masalah dalam penggunaannya di jaringan
h.  Dapat diandalkan karena jarang terjadi kesalahan.

KONFIGURASI SAMBA SERVER
11.Langkah awal untuk melakukan konfigurasi yaitu dengan menginstall paket samba server yang diperlukan. Untuk melakukan penginstallan, ketikkan perintah seperti gambar dibawah ini:

12. Setelah instalasi selesai, kita konfigurasi samba server, masuk ke konfigurasi samba server dengan mengetikkan perintah dibawah ini.

13. Setelah masuk, cari baris paling bawah, kemudian tambahkan script dibawah ini.

       Keterangan konfigurasi :
Path         = letak file yang akan dishare
Browseable   = berarti share yang kita buat dapat di akses
Writeable    = folder share kita dapat di ubah-ubah misal
               menghapus file di dalamnya
Guest ok     = jika di yes kan berarti kita bisa masuk ke
               share folder kita tanpa perlu autientikasi user
               dan password
read only    = hanya penguatan kembali bahwa share kita
               mempunyai hak akses penuh.

14.Kemudian, buat folder share seperti yang kita buat di konfigurasi.

15.Langkah selanjutnya, berikan hak akses penuh pada folder tersebut agar folder share kita tersebut bisa di akses dan dirubah-rubah isi dalam foldernya.

16. Langkah terakhir, restart konfigurasi samba kita seperti tampilan dibawah ini.

17.Kemudian kita lakukan ujicoba terhadap file sharing yang kita buat tadi, koneksikan server kita dengan windows client, dan kemudian ambil menu run (bisa menekan tombol windows + R) dan ketikkan seperti gambar dibawah ini, dan isi dengan ip address server.

    Selain dengan ip, kita juga bisa mengakses nya dengan mengisikan alamat dns server kita seperti gambar dibawah ini.

18.Jika konfigurasi samba berhasil, maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini.
19.Kita coba lakukan copy file dari computer kita ke dalam folder share server kita.
20.Bisa dilihat pada gambar dibawah ini, jika konfigurasi kita telah berjalan, kita dapat mengcopy file dari computer ke server kita.


Komentar